Minggu, 22 September 2013

aspek manajemen



     I.        BEBERAPA PENDAPAT MENGENAI MANAJEMEN
1.    Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaanpengorganisasian,penyusunan,pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (By : Drs. Oey Liang Lee )
2.    Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunakan sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi tang telah ditetapkan. (By : James A.F. Stoner)
3.    Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya. (By : R. Terry )
4.    Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.(By : Lawrence A. Appley)
5.    Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. (By : Horold Koontz dan Cyril O’donnel)

   II.        FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.
Ada beberapa macam pencapat dari pada ahli manajemen tentang fungsi manajemen atara lain sebagai berikut :
1. Ernest Dale : Planning, Organizing, Staffing, Directing, Innovating, Representing dan Controlling.
2. Oey Liang Lee : Planning, Organizing, Directing, Coordinating, Controlling.
3. James Stoner : Planning, Organizing, Leading, Controlling.
4. Henry Fayol : Planning, Organizing, Commanding, Coordinating, Controlling.
5. Lindal F. Urwich : Forescating, Planning, Organizing, Commanding, Cordinating, Controlling.
6. Dr. SP. Siagian MPA : Planning, Organizing, Motivating, Controlling.
7. Prayudi Atmosudirjo : Planning, Organizing, Directing/Actuating, Controlling.
8. DR. Winardi SE : Planning, Organizing, Coordinating, Actuating, Leading, Communicating, Controlling.
9. The Liang Gie : Planning, Decision Making, Directing, Coordinating, Controlling, Improving
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukan para ahli manajemen tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada sepuluh fungsi manajemen sebagai berikut :
1. Forecasting (ramalan) yaitu kegiatan meramalkan, memproyeksikan terhadap kemungkinan yang akan terjadi bila sesuatu dikerjakan.
2. Planning (perencanaan) yaitu penentuan serangkaian tindakan dan kegiatan untuk mencapai hasil yang diharapkan.
3. Organizing (organisasi) yaitu pengelompokan kegiatan untuk mencapai tujuan, temasuk dalam hal ini penetapan susunan organisasi, tugas dan fungsinya.
4. Staffing atau Assembling Resources (penyusunan personalia) yaitu penyusunan personalia sejak dari penarikan tenaga kerja baru. latihan dan pengembangan sampai dengan usaha agar setiap petugas memberi daya guna maksimal pada organisasi.
5. Directing atau Commanding (pengarah atau mengkomando) yaitu usaha memberi bimbingan saran-saran dan perintah dalam pelaksanaan tugas masing-masing bawahan (delegasi wewenang) untuk dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
6. Leading yaitu pekerjaan manajer untuk meminta orang lain agar bertindak sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
7. Coordinating (koordinasi) yaitu menyelaraskan tugas atau pekerjaan agar tidak terjadi kekacauan dan saling melempar tanggung jawab dengan jalan menghubungkan, menyatu-padukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan.
8. Motivating (motivasi) yaitu pemberian semangat, inspirasi dan dorongan kepada bawahan agar mengerjakan kegiatan yang telah ditetapkan secara sukarela.
9. Controlling (pengawasan) yaitu penemuan dan penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan.
10. Reporting (pelaporan) yaitu penyampaian hasil kegiatan baik secara tertulis maupun lisan.
Untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut para manajer menggunakan tiga keterampilan, diantaranya:
1.    Keterampilan konseptual adalah kemampuan kognitif untuk melihat organisasi sebagai suatu kesatuan dan memahami Hubungan antara komponen-komponennya.
2.    Keterampilan interpersonal adalah keahlian untuk bekerja dengan dan melalui orang lain dan untuk bekerja secara efektif sebagai anggota suatu kelompok.
3.    Keterampilan teknis adalah pemahaman dan kemahiran untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu.
  III.        SARANA-SARANA MANAJEMEN.
Untuk mempermudah menjalankan fungsi manajemen, maka diperlukan alat-alat sarana manajem. Sarana manajemen dikenal dengan singkatan 6M yaitu:
1.    Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.
2.    Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan.
3.    Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.
4.    Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.
5.    Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode dapat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha.
6.    Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti.
 IV.        MACAM-MACAM MANAJEMEN
Salah satu faktor penting dari pekerjaan manajer adalah tingkat hirarki. Dalam tingkat hirarki itu manajer di bagi dari segi perbedaan vertical dan segi perbedaan horizontal.
1.    Perbedaan-perbedaan vertikal
a)    Manajer puncak
Manajer puncak adalah seorang manajer yang ada dipuncak hirarji organisasi dan bertanggung jawab atas organisasi secara menyeluruh. Manajer puncak bertanggung jawab untuk menyusun tujuan organisasi, mendefinisikan strategi untuk mencapai tujuan, memonitor dan menginterprestasikan lingkungan external dan membuat keputusan untuk mempengaruhi keseluruhan organisasi.
b)    Manajer madya
Manajer madya adalah manajer yang bekerja pada level menengah dari suatu organisasi dan bertanggung jawab atas departemen-departemen penting. Manajer madya bertanggung jawab untuk mengimplementasikan strategi dan kebijakan keseluruhan yang di defenisikan oleh manajer puncak.
c)    Manajer proyek
Manajer proyek adalah seorang manajer yang bertanggung jawab atas sebuah proyek temporer, yang melibatkan karyawan-karyawan yang ada pada level organsasi yang sama.
d)    Manajer lini depan
Manajer lini depan adalah seorang manajer yang berada pada level manajemen pertama atau kedua dan bertanggung jawab secara langsung atas produksi barang dan jasa.
2.    Perbedaan-perbedaan horizontal
Terbagi atas dua, yaitu:
a.    Manajer fungsional
Manajer fungsional adalah seorang manajer yang bertanggung jawab mengelola suatu departemen yang mengerjakan suatu tugas fungsional tunggal dan diisi oleh karyawan yang memiliki pelatihan-pelatihan dan keahlian yang sama.
b.    General manajer
General manajer bertanggung jawab mengelola beberapa departemen yang mengerjakan fungsi-fungsi yang berbeda.

  V.        PRINSIB-PRINSIB MANAJEMEN
Prinsip-prinsip manajemen adalah dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen.
Menurut Henry Fayol prinsip-prinsip dalam manajemen sebaiknya bersifat lentur dalam arti bahwa perlu di pertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Prinsip - prinsip umum manajemen menurut Henry Fayol terdiri dari:
Ø  Pembagian kerja (Division of work)
Ø  Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)
Ø  Disiplin (Discipline)
Ø  Kesatuan perintah (Unity of command)
Ø  Kesatuan pengarahan (Unity of direction)
Ø  Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
Ø  Penggajian pegawai
Ø  Pemusatan (Centralization)
Ø  Hirarki (tingkatan)
Ø  Ketertiban (Order)
Ø  Keadilan dan kejujuran
Ø  Stabilitas kondisi karyawan
Ø  Prakarsa (Inisiative)
Ø  Semangat kesatuan dan semangat korps